Kamis, 05 Mei 2016

1 orang personel kopaska mampu melawan 20 orang militer

kopaska dari kepanjangan komando pasukan katak adalah sebuah unit militer yang berada dibawah komando angkatan laut yang memiliki spesifikasi khusus yang luar biasa dan sangat mematikan. pasukan katak didirikan pada saat persiapan pembebasan irian barat dari penjajahan belanda dan secara resmi sebagai hari lahir kopaska tanggal 31 maret 1962 yang memiiki spesifikasi khusus untuk operasi miiter dan intelijen. 




 
hanya orang khusus yang bisa direkrut oleh komando pasukan katak yang kemampuannya setara 20 tentara biasa. tanpa ada informasi jumlah personel dan siapa saja yang menjadi personel pasukan katak karena memang sifatnya sebagai pasukan khusus. untuk mendapatkan baret kopaska membutuhkan beberapa tahapan pelatihan ;


   
1. pendidikan dasar kemiliteran dan akademis umum Angkatan Laut (Operasi laut, navigasi, mesin, elektronika, bangunan kapal,komunikasi dan lain lain)
   

2. pendidikan lanjutan Kepaskaan (Doktrin Manusia Katak,Penyelaman dasar,penyelaman tempur,renang tempur,kartografi,menembak berbagai jenis senjata, mengemudi dan menangani kapal/perahu cepat dan lain lain)
   

3. Pendidikan Komando lapangan tahap 1 (Dasar komando, perang hutan, jungle survival/sea survival SERE, terumasuk pendidikan terjun static dan terjun AFF. lokasi pendidikan dilaksanakan Pusdik RPKAD/Kopassus-Batujajar, Jawa Barat. 








4. selanjutnya pendidikan Komando "diperintahkan" mengikuti di Pusdikmar (Pusat Pendidikan Marinir, Surabaya) yang bermaterikan pendidikan lanjutan dan penajaman termasuk kemampuan penerjunan dengan titik pendaratan di pantai, tengah laut, kapal, hutan dan bangunan.


   
5. pendidikan Intelijen Tempur dilaksanakan di BAIS dan tntelmar yang berada di armada timur surabaya untuk mengasah kemampuan intelejen dari personel dalam menembus garis belakang musuh. dengan pengayaan kemampuan antara lain sabotase, kontra sabotase, Demolisi alat tempur, bahan peledak dan persenjataan di bawah air. termasuk kemapuan SAR dan misi penyelamatan tempur.






beratnya tahapan pelatihan membuat hanya 30 % saja dari peserta pelatihan yang mampu menyelesaikan pendidikan hingga akhir dan memperoleh hak pembaretan kopaska. dalam beberapa kisah kopaska seringkali memperlihatkan kemampuannya seperti pada misi pembebasan sandera dari kapal yang dibajak maupun beberapa misi penyelaman yang sulit dilakukan oleh orang biasa. 








kopaska merupakan salah satu pasukan khusus yang dimiiliki angkata laut dan dengan fokus pemerintah saat ini kepada kemaritiman membuat tugas personel angkatan laut meningkat tugas dan tanggungjawabnya, apalagi negara indonesia yang besar sebagai negara kepulauan. "Tan Hana Wighna Tan Sirna" yang berarti "tak ada rintangan yang tak dapat diatasi".


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...